info.kpidriau@gmail.com
012883839

Merespon Eksistensi Radio; KPID Riau Melakukan Evaluasi Tahunan Kepada Radio El John Dalam Rangka Peningkatan SDM Penyiaran

Merespon Eksistensi Radio; KPID Riau Melakukan Evaluasi Tahunan Kepada Radio El John Dalam Rangka Peningkatan SDM Penyiaran Foto Kunjungan KPID Riau ke Kantor Lembaga Penyiaran Radio El Jhon 102.60 FM

Pekanbaru - Menyikapi dengan perkembangan Lembaga Penyiaran Radio, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau melakukan evaluasi kegiatan tahunan di lembaga penyiaran radio El John 102.60 FM, Jl. Soekarno-Hatta, Pekanbaru, Rabu (21/02/2024). Pada program tahunan ini, KPID Riau mendengarkan jejak pendapat terhadap problematika yang terjadi di lembaga penyiaran radio pada era globalisasi saat ini.

Sebelum memulai diskusi, Falzan Surahman memastikan terlebih dahulu terkait Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dan Izin Stasiun Radio (ISR) radio El John, hal ini menjadi pokok utama kedatangan KPID Riau dalam pemantauan lembaga penyiaran yang ada di kota Pekanbaru.

“Kami ingin memastikan, untuk saat ini apakah radio El John masih mempunyai Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dan Izin Stasiun Radio (ISR) yang masih aktif?,” tanya Falzan, selaku Komisioner KPID Riau saat melakukan kunjungan ke lembaga penyiaran radio El John.

Kunjungan Falzan Surahman bersama staf KPID Riau disambut hangat oleh Adbul Khair sebagai General Manager radio El John, “Kedatangan KPID Riau sangat kami apresiasi sebagai bentuk perhatian KPID Riau kepada radio kami saat ini, tentunya menjadi motivasi dan dorongan bagi kami untuk tetap eksis kedepannya,” kata Abdul Khair yang akrab disapa Aris.

“Alhamdulillah, untuk saat ini IPP dan ISR radio El John masih berlaku sampai 1 Agustus 2025, serta kami sudah memenuhi standart hak siar yang ada didalam ketentuan regulasi lembaga penyiaran radio,” tambahnya.

Disamping kunjungan memantau lembaga penyiaran, Falzan juga menyampaikan dengan adanya program khusus yang diadakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat khusus untuk lembaga penyiaran radio, dalam menyikapi eksistensi lembaga penyiaran radio di era digitalisasi saat ini.

“Peningkatan eksistensi radio tidak hanya dilihat dari isi siaran, namun perlu diperhatikan juga kepada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lembaga penyiaran tersebut. Terlebih lagi, sudah beralihnya masyarakat ke media baru dalam mendapatkan informasi dan hiburan yang ingin mereka nikmati,” kata Falzan.

“Oleh sebab itu, KPI Pusat menyelenggarakan program Radio Akademi yang melibatkan pengelola lembaga penyiaran radio yang ada diberbagai daerah seluruh Indonesia. Kami mengajak radio El John bisa ikut andil dalam program acara yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” tutup Falzan.

(Orj)